KIAT MENYUSUN BAHAN AJAR


Inilah pekerjaan yang mungkin menyenangkan sekaligus melelahkan. Menyusun bahan ajar.  Mudah…? Sulit….? Yang jelas harus mencoba.

Catatan ini diharapkan dapat memberi gambaran tentang pengertian bahan ajar, fungsi penyusunan bahan ajar, tujuan penyusunan bahan ajar,  manfaat penyusunan bahan ajar, prinsip penyususnan bahan ajar, penyususnan salah satu bentuk bahan ajar cetak dan bahan ajar noncetak.

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Fungsi Bahan Ajar antara lain:

  1. Pedoman bagi Guru yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, merupakan substansi kompetensi yang seharusnya diajarkan
  2. Pedoman bagi Siswa yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelajari/dikuasainya.
  3. Alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran

Tujuan penyusunan bahan ajar

  1. Menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa, yakni bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik dan setting atau lingkungan sosial siswa.
  2. Membantu siswa dalam memperoleh alternatif bahan ajar di samping buku-buku teks yang terkadang sulit diperoleh.
  3. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Manfaat penyusunan bahan ajar

  1. Diperoleh bahan ajar yang sesuai tuntutan kurikulum dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa
  2. Tidak lagi tergantung kepada buku teks (sulit untuk diperoleh)
  3. Bahan ajar menjadi labih kaya karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai referensi,
  4. Menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman guru dalam menulis bahan ajar
  5. Bahan ajar akan mampu membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dengan siswa karena siswa akan merasa lebih percaya kepada gurunya

Prinsip penyusunan bahan ajar

  1. Mudah untuk memahami yang sulit, dari yang kongkret ke abstrak
  2. Pengulangan akan memperkuat pemahaman
  3. Umpan balik memberikan penguatan
  4. Memotivasi belajar siswa
  5. Setahap demi setahap
  6. Mengetahui hasil yang telah dicapai akan mendorong siswa untuk terus mencapai tujuan

Alasan perlunya penyusunan bahan ajar

  1. Ketersediaan bahan sesuai tuntutan kurikulum
  2. Karakteristik sasaran
  3. Tuntutan pemecahan masalah belajar

Kriteria bahan ajar yang baik

  • Efektif
  • Efisien
  • Menarik

Berdasarkan teknologi yang digunakan, bahan ajar dibagi menjadi

CETAK : handout, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, model/maket

NONCETAK, terdiri dari: dengar (audio) seperti kaset, radio, piringan hitam, dan compact disk audio; Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti  video compact disk, film; multimedia interaktif   (Computer Assisted Instruction), (CD) multimedia pembelajarn interaktif, dan berbasis web

HANDOUT

Handout adalah bahan tertulis yang disiapkan oleh seorang guru untuk memperkaya pengetahuan peserta didik. Handout diambilkan dari beberapa literatur yang memiliki relevansi dengan materi yang diajarkan/ KD dan materi pokok. Handout dapat diperoleh dengan berbagai cara, antara lain dengan cara down-load dari internet, atau menyadur dari sebuah buku.

Langkah-langkah membuat handout

  1. Melakukan analisis kurikulum
  2. Menentukan judul handout, sesuai KD dan materi pokok
  3. Mengumpulkan referensi sebagai bahan penulisan
  4. Menulis handout, 25 kata perkalimat; perparagraf antara 3 – 7 kalimat
  5. Mengevaluasi hasil tulisan dengan cara dibaca ulang
  6. Memperbaiki handout sesuai dengan kekurangan-kekurangan yang ditemukan.
  7. Gunakan berbagai sumber belajar (buku, majalah, internet, jurnal hasil penelitian)

BUKU

Buku adalah bahan tertulis yang menyajikan ilmu pengetahuan buah pikiran dari pengarangnya. (hasil penelitian, hasil pengamatan, aktualisasi pengalaman, otobiografi, atau hasil imajinasi seseorang yang disebut sebagai fiksi

Langkah-langkah membuat buku

  1. Mempelajari kurikulum
  2. Menentukan judul buku sesuai dengan SK
  3. Merancang outline buku
  4. Mengumpulkan referensi
  5. Menulis buku disesuaikan dengan usia dan pengalaman pembacanya
  6. Mengevaluasi/mengedit (membaca ulang)
  7. Gunakan berbagai sumber belajar

MODUL

Modul adalah sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru

Modul berisi paling tidak tentang:

  1. Petunjuk belajar
  2. Kompetensi yang akan dicapai
  3. isi materi
  4. Informasi pendukung
  5. Latihan-latihan
  6. Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK)
  7. Evaluasi
  8. Balikan terhadap hasil evaluasi

Daftar Isi Modul

Bab I pendahuluan

  1. Latar Belakang
  2. Deskripsi Singkat
  3. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
  4. Relevansi/Manfaat
  5. Tujuan Pembelajaran
  6. Petunjuk Penggunaan Modul

Bab II Kegiatan Belajar

  1. Kompetensi Dasar
  2. Materi Pokok
  3. Uraian Materi
  4. Rangkuman
  5. Latihan/Tugas
  6. Tugas Mandiri

BAB III  EVALUASI

  1. Maksud dan Tujuan Evaluasi
  2. Materi Evaluasi
  3. Soal-Soal Evaluasi

BAB IV  PENUTUP

  1. Tindak Lanjut
  2. Harapan

Glosarium

Daftar Pustaka

Lampiran

LKS (Lembar Kerja Siswa)

LKS adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas KD yang akan dicapainya

Langkah-langkah menyusun LKS

  1. Analisis kurikulum
  2. Peta kebutuhan LKS
  3. Penentuan judul
  4. Perumusan KD
  5. Penentuan alat penilaian
  6. Penyusunan materi

Cakupan LKS

  1. Judul
  2. Petunjuk belajar (Petunjuk siswa)
  3. Kompetensi yang akan dicapai
  4. Informasi pendukung
  5. Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja
  6. Penilaian

Lembar LKS, berisi:

  1. Judul
  2. Petunjuk belajar
  3. SK-KD
  4. Ringkasan
  5. Tugas-tugas
  6. Kolom penilaian

BROSUR

Brosur merupakan bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yang disusun secara sistematis atau cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dapat dilipat tanpa dijilid atau selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat tetapi lengkap tentang perusahaan atau organisasi

LANGKAH-langkah

  1. Judul diturunkan dari KD atau materi pokok
  2. KD/materi pokok yang akan dicapai, diturunkan dari SI dan SKL.
  3. Informasi pendukung dijelaskan secara jelas, padat, menarik
  4. Tugas-tugas dapat berupa tugas membaca buku. Tugas dapat diberikan secara individu atau kelompok dan ditulis dalam kertas lain.
  5. Penilaian dapat dilakukan terhadap hasil karya dari tugas yang diberikan.
  6. Gunakan berbagai sumber belajar

Isi Brosur

  1. Judul diturunkan dari KD atau materi pokok
  2. Informasi disajikan menarik.
  3. Tiap kalimat, maksimal 25 kata, tiap paragraf 3-7 kalimat
  4. Tugas dapat berupa tugas membaca buku yang terkait dengan materi belajar
  5. Gunakan referensi lain yang terkait

LEAFLET

Leaflet merupakan bahan cetak tertulisberupa lembaran yang dilipat tetapi tidak dimatkan/dijahit.

Dalam membuat leaflet secara umum sama dengan membuat brosur, bedanya leaflet biasanya dibuat dalam bentuk dua kolom kemudian dilipat.

GAMBAR/FOTO

Langkah-langkah membuat bahan ajar dari garmbar/foto antara lain:

  1. Buat desain tentang foto/gambar yang dinginkan dengan membuat storyboard.
  2. Informasi pendukung diambilkan dari storyboard secara jelas, padat, menarik ditulis dibalik foto. 20-R.
  3. Pengambilan gambar dilakukan atas dasar stroryboard.
  4. Editing terhadap foto/gambar
  5. Foto/gambar biasanya tidak interaktif, Tugas-tugas dapat juga ditulis dalam lembar kertas lain, misalnya berupa menceritakan ulang tentang foto/ gambar yang dilihatnya dalam bentuk tertulis.
  6. Penilaian dg menceritakan kembali foto/gambar yang dilihatnya atau cerita tertulis

Catatan ini diambil dari presentasi Penyusunan Bahan Ajar,  pada Diklat peningkatan Kualitas Guru Mapel TIK Madrasah Tsanawiyah, oleh: Drs. Teguh Suyitno, M.Pd. tanggal 22 September 2011 di Balai Diklat Keagamaan Semarang.

About these ads

About zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

One Response to KIAT MENYUSUN BAHAN AJAR

  1. SEMOGA CITA CITA SAYA MENJADI GURU BISA TERWUJUD ,, MOHON DO’ANYA USTADZ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 656 other followers

%d bloggers like this: