MGMP TIK SMP/MTs Purbalingga Bahas Open Source


MGMP TIK SMP/MTs Kab. Purbalingga (14-12-2011) kemarin membahas kemungkinan kita bermigrasi ke Open Source. Hal ini berkaitan dengan instruksi Menkominfo agar seluruh instansi pemerintah dan BUMN menggunakan Sistem Operasi yang Legal (berlisensi) atau menggunakan Open Source.

Tahun 2011 ini adalah tahun transisi untuk berpikir apakah kita akan menggunakan Sistem Operasi  yang berlisensi atau yang bebas (Open Source). Kalau mau menggunakan yang berlisensi, maka kita harus menggunakannya secara legal (berlisensi), tapi kalau kita keberatan karena alasan dana, maka sebaiknya kita beralih ke Open Source yang memang benar-benar gratis.

Kendalanya adalah karena kita sudah terbiasa dan familier dengan system operasi  dan aplikasi-aplikasi lain yang berbasis Windows. Kita sudah terbiasa menggunakan Word, Excel, Power Point dll untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, sehingga kita akan merasa kesulitan menerima program baru yang beru kita kenal seperti Open Office. Padahal Microssoft Office yang kita pakai mungkin saja tidak memiliki lisensi, “bajakan”, yang itu adalah bentuk pelanggaran terhadap HAKI.

Bermigrasi ke Open Source memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak perangkat yang mesti kita benahi seperti perangkat pembelajaran dan kesiapan SDM-nya. Kalau kita di madrasah/sekolah mengajarkan Open Office misalnya, sementara di masyarakat masih menggunakan Microsoft Office, ya nanti dikiranya anak didik kita ga bisa pake komputer. Ini karena buku paket yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan dan penerbit juga menggunakan Microsoft. Teman-teman guru kita juga masih 100% pakai Windows. Yah ini tantangan bagi kita.

Oleh karenanya ada beberapa point penting yang kemarin disampaikan, Pertama: agar kita, guru TIK di sekolah/madrasah masing-masing untuk berpikir, melakukan analisis (SWOT), berbagai kemungkinan untuk bermigrasi ke Open Source atau tetap menggunakan OS (Windows) dengan catatan “Legal/berlisensi”.

Kedua, untuk sedikit-sedikit mengenalkan Opens Source kepada siswa, karena mau tidak mau mereka suatu saat juga akan berhadapan dengan Open Source.

Ketiga, agar kita tidak terlalu ‘fanatik’ terhadap satu system operasi sehingga tidak mau berpindah ke yang lain padahal system operasi yang kita pakai tidak legal.

Untuk menindaklanjuti hal ini, rencananya MGMP TIK SMP/MTs Kab. Purbalingga akan menyelenggarakan Diklat yang rencananya akan digelar setelah UN 2012. ****[]

About these ads

About zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

One Response to MGMP TIK SMP/MTs Purbalingga Bahas Open Source

  1. anggi says:

    y harusnya tidak ada nalisis, memang kita harus beralih ke Open Source.. lo tidak mampu beli yg asli y Linux pilihannya,.. 2 th lalu sekolahku pake Linux (Edubuntu) lo hanya materi pengolah kata, pengolah angka g terlalu berbeda. dan sya punya cerita ketika saya pake linux ad yang tanya malah dia senior sya
    itu windows terbaru pa pak? sya jawab ya.. setelah dia mengoprasikan dan tanpa kesulitan baru saya cerita itu sy pke Linux. dari situ masalah familier windows bukan suatu masalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 656 other followers

%d bloggers like this: