“Kok Ga Pernah Nulis Status di FB?”


Ada seseorang yang bertanya ‘Kok gak pernah nulis status di FB?”. Bingung juga saya menjawabnya. Memang saya jarang, bahkan bisa dikatakan tidak pernah menulis status di Facebook. Tidak tahulah, saya merasa biasa-biasa saja. Aktivitas saya tidak ada yang istimewa.
Sudah tidak asing lagi bagi “Jamaah Facebookiyah” (Facebooker), tiap kali kita membuka Facebook, selalu ada pertanyaan “What’s on your mind?/Apa yang anda pikirkan?” Ini memberi peluang kepada kita untuk mengungkapkan hal yang sangat pribadi. Mungkin pengalaman pribadi, mungkin kegiatan sehari-hari, perasaan hati kita baik sedih atau gembira, mungkin sebuah optimism atau juga pessimism. Dan ini yang jarang dan tidak pernah saya tulis.
Bagaimana ya? Memang banyak temen-temen Facebook yang suka menulis status tentang aktivitas harian, cuci mobil, jalan-jalan, kuliner, bahkan status curhat, hal-hal yang melankolis, sampai status lebay dll.
Wah…. saya kayaknya paling ga bisa tuh nulis status seperti “ayam bakar, mak nyusss…”, “habis melahap bubur ayam, nambah jus duren”, “pussiiing….”, “capek…” dll. Pokoknya status-status yang begituan lah (spam). Bahkan ada orang yang mengupdate statusnya setiap kali ia bernafas. Bukannya saya ASGAP (Anti Status Ga Penting), tapi saya memang merasa “bukan aku banget” kalau harus nulis status seperti itu. Mungkin karena saya tidak terlalu pintar mengungkapkan perasaan, atau sekedar basa-basi.
Meski demikian saya sangat mengapresiasi semua status, apapun isinya. Kadang pun saya memberi komen untuk status-status model itu.
Jadi jawabannya seperti itu, kenapa saya tidak pernah nulis status di FB. Ya seperti itulah. Paling saya hanya share link situs yang menurut saya menarik/penting ke facebook. Saya ingin kebersamaan bersama siapapun dapat memberi makna yang positif.
Idealnya, menurut saya sih status di facebook sebaiknya: (1) memberi semangat, (2) positif thinking, (3) berisi informasi, (4) kata mutiara, joke, dll, pokoknya yang memberikan inspriasi positif bagi pembacanya.

…nyuwun pangapunten…

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

3 Responses to “Kok Ga Pernah Nulis Status di FB?”

  1. educrazy mengatakan:

    “Idealnya, menurut saya sih, status di facebook sebaiknya (1) memberi semangat, (2) positif thinking, (3) berisi informasi, (4) kata mutiara, joke, dll yang memberikan inspriasi positif bagi pembacanya.” mantab gan lebih baik memang begitu daripada buat spam (status sampah) di facebook.. memnurut saya sih tujuan nulis ya paling tidak memiliki sisi ataupun pesan baik untuk orang lain..

  2. afitta mengatakan:

    membuat status atau tidak membuat status yg jelas FB diakui atau tidak ada dampak buruk yang terkadang tidak kita sadari. Mari pergunakan sesuai porsinya. Pahami dengan benar etika dalam kehidupan maya selayaknya etika di kehidupan nyata.

  3. mustolih mengatakan:

    saya setuju pak zaenal…., selama ini kita lihat jamaah facebookiyah banyak yang mengatakan hanya bahan obrolan, sepertinya bagai kembali kekanak-kanakan yang bermain FB karena masih dianggap dunia baru, karena baru ya buat permainan. yang menjadi permasalahan sekarang.. membuka FB ini kan Dunia global, paling nda kita bisa sarring bagaimana langkah yang lebih baik kedepan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: