Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Ma’wa MTsN Bobotsari


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perspektif Masjid Al-Ma’wa MTs Negeri Bobotsari

Moment HAB Kemenag ke-65 hari ini juga dimanfaatkan oleh MTs Negeri Bobotsari untuk Peletakan Batu Pertama Masjid MTsN Bobotsari, yang diberi nama Al-Ma’wa.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN Bobotsari, Drs. H. Munhamir mengatakan bahwa pembangunan masjid di MTsN Bobotsari adalah sebuah keharusan untuk memenuhi kebutuhan segenap komponen di madrasah, baik siswa, guru dan sekaligus masyarakat sekitar.  Rencana pembangunan ini dibiayai dari tiga sumber, yaitu (1) infaq guru/karyawan, (2) infaq wali murid, dan (3) infaq siswa dari kegiatan Jumát Amal.

Kepala madrasah juga menyampaikan sedikit tentang profil masjid Al-Ma’wa. Rencananya masjid akan di bangun dua lantai, dengan luas bangunan 320 meter persegi, dengan luas lantai I 320 m2 dan lantai II 176 m2. Total 496 m2. dengan daya tampung 650 jamaah. Kontruksi beton bertulang dan atap baja ringan serta lantai granit,  dengan anggaran biaya mencapai 640 juta rupiah.

Masjid Al-Ma’wa MTsN Bobotsari dirancang sedemikian rupa  sehingga disamping untuk tempat ibadah juga dipersiapkan untuk sarana rapat, pertemuan, diskusi dll. Kontruksi juga dipersiapkan untuk ruang multi media.

 

Sementara itu, H. Soenaryo, M.Pd., Kepala Kantor Kemenag Purbalingga dalam sambutannya menyampaikan perlunya caracter building seluruh komponen madrasah, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan nantinya tidak mengalami kendala.

Seluruh komponen madrasah harus memiliki karakter perjuangan dan rela berkorban untuk menggapai keridloan Allah swt. Justru amal inilah yang nanti akan dibawa sampai akhirat. Kita bisa membangun rumah yang bagus, pasti kita juga bisa membangun masjid yang lebih bagus. Kalau semua komponen sudah sadar dan terbangun karakternya, insya Alloh masjid akan segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jangan sampai bangunan mangkrak gara-gara kekurangan dana. Mohonlah pertolongan kepada Alloh. Kalau kita yakin, maka dengan banyak amal, infak, shodakoh, kita akan semakin diberi kemudahan rizki. Riski yang kita belanjakan  di jalan Allah akan memberikan keberkahan bagi seluruh keluarga. Kita harus yakin itu. Sehari tidak beramal adalah sebuah kerugian bagi kita.

Selamat, semoga Allah Swt meridloi langkah dan perjuangan kita. Amiin.

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: