FAKTOR PENUNJANG KEBERHASILAN PEMBELAJARAN


Banyak variable yang mempengaruhi kesuksesan seorang guru. Penguasaan dan ketrampilan guru dalam penguasaan materi pembelajaran dan strategi pembelajaran tidak menjadi jaminan untuk mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal. Secara umum ada beberapa variable, baik teknis maupun nonteknis yang berpengaruh dalam keberhasilan proses pembelajaran, yaitu:

  1. Kemampuan guru dalam membuka pembelajaran

Ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan guru, yaitu memberi salam, memulai dengan doa bersama siswa, memeriksa kehadiran, baru kemudian menjelaskan tujuan/kompetensi yang ingin dicapai dan manfaatnya bagi kehidupan siswa.

Pada tahap ini juga guru harus mampu mengaitkan isi pembelajaran yang akan dibahas dengan pembelajaran terdahulu yang telah dipelajari siswa. Hal ini untuk membantu meningkatkan motivasi belajar siswa.

  1. Kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan inti pembelajaran

Kegiatan ini merupakan proses yang paling berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Beberapa factor yang berhubungan dengan kegiatan inti pembelajaran, antara lain:

  1. Kemampuan guru dala menerapkan strategi pembelajaran
  2. Ketepatan isi/materi pembelajaran yang disampaikan guru
  3. Kemampuan guru menguasai kompetensi yang diajarkan

Untuk mengetahui kemampuan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran, maka pertanyaan berikut dapat dijadikan indicator tentang tingkat keberhasilan guru dalam tahap ini:

Apakah strategi pembelajaran yang digunaan guru mampu merangsang dan mendorong siswa aktif mengajami dan melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai?

Apakah strategi yang digunakan guru mendorong dan melibatkan siswa untuk bekerja sama dengan siswa lainnya?

Apakah strategi yang digunakan guru mampu mendorong siswa untuk mengeksplorasi dan memperluas pemahaman siswa?

Apakah guru mampu menggunakan sumber belajar yang sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan?

Apakah strategi yang digunakan guru mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan?

Disamping itu, ketepatan isi/materi pembelajaran yang disampaikan guru juga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembelajaran. Guna mengetahui hal tersebut, pertanyaan berikut dapat dijadikan indicator tentang tingkat ketepatan isi/materi pembelajaran:

Apakah isi pembelajaran yang disajikan sesuai dengan kompetensi dasar dan indicator dalam kurikulum?

Apakah secara teoretis dan mepiris isi pembelajaran yang disajikan akurat atau benar?

Apakah isi pembelajaran dijabarkan dan dikembangkan dari kompetensi dasar dan indicator dalam kurikulum secara memadai?

Dengan demikian untuk mengetahui kemampuan penguasaan kompetensi guru, pertanyaan berikut dapat dijadikan indicator tentang tingkat penguasaan kompetensi:

Apakah guru telah menguasai dan dapat mendemonstrasikan kompetensi yang seharusnya dikuasai siswa melalui contoh-contoh atau pemodelan?

Apakah guru mampu memberikan balikan dan model secara jelas terhadap perilaku pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang seharusnya?

Apakah guru mampu merespons pertanyaan dan komentar siswa secara tepat dan memadai?

  1. Kemampuan guru melaksukan penilaian pembelajaran

Untuk mengetahui penguasaan kompetensi siswa maka seorang guru dituntut untuk mampu mengadakan penilaian. Guna mengetahui kemampuan guru melakukan penilaian pembelajaran, pertanyaan berikut dapat dijadikan indicator penilaiannya.

Apakah guru mendorong siswa untuk mengungkapkan dan menyimpulkan apah yang telah dipelajarinya?

Apakah guru melakukan penilaian dengan alat yang sesuai dengan kompetensi dan kinerja yang jelas?

Apakah guru memberi kesempatan pad a siswa melakukan penilaian diri sendiri (self assessment) dan atau penilaian antarteman(peer assessment)?

Apakah guru menggunakan assessment authentic dalam proses pembelajaran?

Dengan dilakukan penilaian terhadap proses pembelajaran, maka siswa akan mengetahui kemampuannya secara jelas sehingga siswa mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan penilaian amat penting bagi guru karena hasil evaluasi yang dilakukan akan dapat diketahui kelemahan-kelemahan strategi pembelajaran yang telah dilakukan. Dengan demikan, evaluasi sekaligus juga menjadi salah satu tenik untuk memperbaiki program pembelajaran.

  1. Kemampuan guru menutup pembelajaran

Kemampuan menutup pembelajaran sangat penting bagi seorang guru. Untuk mengetahui kemampuan guru dalam menutup pembelajaran, pertanyaan berikut dapat dijadikan indicator penilaianya:

Apakah guru memberikan umpan balik dan atau kesimpulan terhadap materi pembelajaran yang diajarkan?

Dalammemberi umpan balik dan atau kesimpulan, apakah guru telah menghubungkan isi pembelajaran dengan isu-isu dan teknologi yang berkembang di masyarakat?

Apakah guru memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah?

Dalam memberi tugas apakah guru telah mengembangkan masalah-masalah baru untuk mengembangkan konsep yang sudah dikuasai siswa.

Apakah gurumelakukan penutupan pemantapan terhadap perolehan belajar siswa?

  1. Factor penunjang lainnya.

Disamping variable-variabel yang sudah dijelaskan diatas, masih ada factor yang mempengaruhi kemampuan guru dalam menetapkan suatu strategi pembelajaran. Adapun factor-faktor tersebut antar alain:

Kemampuan guru menggunaan bahasa secara jelas dan mudah dipahami siswanya

Sikap yang baik, shantung danmenghargai siswa

Kemampuan mengorganisasi waktu yang sesuai dengan alokasi yang disediakan

Cara berbuasana dan berdandan yang sopan sesuai dengan norma yang berlaku.

 

Strategi pembelajaran berarti cara dan seni untuk menggunakan semua sumber belajar dalam upaya membelajarkan siswa. Sebagai suatu cara, strategi pembelajaran dikembangkan dengnakaidah-kaidah tertentu sehingga membentuk suatu bidang pengetahuan tersendiri.

Variabel pembelajaran yang diklasifikasi menjadi tiga, yaitu:

  1. Kondisi (condition) pembelajaran
  2. Strategi (methods) pembelajaran dan
  3. Hasil (outcome) pembelajaran

Variable komdisi pembelajaran dikelompokkan menjadi atiga, yaitu

  1. Tujuan dan karakteristik bidang studi
  2. Kendala dan karakteristik bidang studi dan
  3. Karakteristik siswa

Variable strategi pembelajaran diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu:

  1. Strategi pengorganisasian (organizational strategy)
  2. Strategi penyampaian (delivery strategy)
  3. Strategi pembelajaran (managements strategy)

Variable hasil pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi tigas, yaitu:

  1. Keefektifan (effectivitness)
  2. Efisiensi (efficiency)
  3. Daya tarik (appeal).

Dalam pelaksanaan pembelajaran ada beberapa variable baik teknis maupun nonteknis yang berpengaruh dalam keberhasilan proses pembelajaran. Beberapa variable tersebut antara lain:

  1. Kemamuan guru membuka pembelajaran
  2. Kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan inti pembelajara
  3. Kemampuan guru dalam melakukan penilaian pembelajaran
  4. Kemamuan guru menutup pembelajaran
  5. Factor penunjang lainnya.

Sumber: Made Wena, 2011, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional.

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: