UN 2012; Prestasi Yes, Jujur Harus !!!


Inilah  jargon Kemendiknas Muhammad Nuh sebagai tema kampanye dalam menghadapi Ujian Nasional 2012. Tema kampanye itu menjadi penting dan bahkan sangat penting ketika dunia pendidikan menginginkan perbaikan diberbagai tingkatan pendidikan.

Ujian Nasional tinggal menghitung hari. Dan masa depan siswa seakan dimulai dari sini. Benarkah? Betapa tidak, karena kelulusan merupakan syarat untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bagi yang tidak melanjutkan sekolah, dunia kerja juga menunggu mereka.

Yang terpenting sekarang adalah menyiapkan anak didik dan kita dukung kampanye Kemendiknas untuk pelaksanaan UN 2012 dengan hasil (prestasi) yang baik dan dilaksanakan dengan penuh kejujuran.

Pemerintah Tetap Berkomitmen Menyelenggarakan UN yang Jujur

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus mendorong pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang kredibel. Untuk itu, Kemdikbud melakukan dua langkah terobosan dalam pelaksanaanya, yaitu melalui pernyataan jujur, dan uji petik. Hal itu dikatakan Kepala Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP), Teuku Ramli Zakaria saat ditemui Kompas.com, Senin (2/1/2012), di Sekretariat BSNP, Gedung Dikdasmen, Cipete, Jakarta.

Teuku Ramli mengatakan, semua pihak harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan jujur untuk memperoleh hasil UN yang kredibel di seluruh jenjang pendidikan dasar, dan menengah. “Jika itu dilakukan, maka kita akan memperoleh hasil UN yang baik, dalam arti hasil UN yang kredibel,” katanya.

Langkah awal yang akan ditempuh, menurut Ramli, adalah semua pelaksana UN harus menandatangani surat pernyataan akan menyelenggarakan UN dengan jujur. Surat tersebut berlaku untuk panitia dari pemerintah daerah dan panitia sekolah. Meski tidak ditandatangani di atas surat bermaterai, tapi surat itu sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan hasil UN yang kredibel.

Langkah kedua untuk hasil UN yang kredibel adalah dengan cara melakukan uji petik yang dilakukan oleh panitia pusat. Melalui uji petik tersebut nantinya akan diketahui apakah ada perbedaan antara jawaban yang dikerjakan dengan pengawasan dari panitia pusat dengan jawaban yang tidak diawasi oleh pemerintah pusat.

Hasil UN yang kredibel nantinya akan menjadi tolak ukur dijadikannya nilai UN jenjang SMA sebagai salah satu syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh beberapa hari lalu yang akan menjadikan hasil UN (jenjang SMA) tahun ini sebagai salah satu syarat masuk PTN.

Penekanan untuk melaksanakan ujian nasional jujur tetap menjadi perhatian dan komitmen pemerintah. Soal UN jujur ini ditekankan dalam panduan pelaksanaan UN tahun 2011/2012 yang dibuat Badan Standar Nasional Pendidikan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Komitmen pelaksanaan UN jujur tersebut harus dilaksanakan penyelenggara UN mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, sekolah, pengawas ruang UN, hingga peserta UN. Bahkan, perlu ada surat pernyataan untuk membuktikan komitmen ini.

”Kejujuran dalam pelaksanaan UN harus ditunjukkan semua pihak. Ini kan untuk kemajuan pendidikan nasional,” kata anggota BSNP, Djemari Mardapi, Selasa (17/1/2012) di Jakarta.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh juga menekankan perlunya kejujuran dalam pelaksanaan UN mulai jenjang SD hingga SMA sederajat. Kejujuran merupakan bagian dari pendidikan karakter anak bangsa yang sangat penting.

Penyelenggaraan UN SMA sederajat tahun ini dilaksanakan 16-19 April, UN SMP pada 23 -26 April, dan UN SD pada 7-9 Mei. Adapun siswa yang tidak bisa ikut di ujian utama tetap diberi kesempatan mengikuti ujian susulan pada pekan berikutnya.

Pengumuman kelulusan UN SMA paling lambat 26 Mei, SMP 2 Juni, dan SD 20 Juni.

Kelulusan siswa merupakan gabungan dari 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai sekolah. Di jenjang SD, kelulusan diserahkan kepada sekolah.

Untuk UN SMP dan SMA sederajat, dalam satu ruangan terdiri dari lima paket soal. Tujuannya untuk meminimalisasi kecurangan.***[]

JADWAL UJIAN NASIONAL

Sumber:

http://www.ujiannasional.info

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: