Menanti Hasil Uji Publik Kurikulum 2013


kurikulum2013Sepanjang sejarah Indonesia, mamang baru kali ini pemerintah/Kemendikbud menggelar uji public kurikulum yang akan diberlakukan. Dan sepertinya minggu ini terakhir untuk uji publik Kurikulum 2013.

Menurut Mendikbud, uji publik telah berjalan dengan baik. Masyarakat meresponnya dengan sangat positif. Berbagai masukan dan komentar dari masyarakat bermunculan, mulai dari peserta didik, orang tua, ahli dan pengamat pendidikan hingga masyarakat awam. Umumnya mereka menyambut baik konsep pengembangan kurikulum 2013. Hampir tidak ada yang menolak terhadap substansi dari kurikulum itu. Masyarakat berharap kurikulum 2013 dapat benar-benar mendorong peserta didik, untuk mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), sebagaimana tujuan awal perubahan kurikulum ini (Seputar Indonesia).

Masih menurut Mendikud, banyak yang mengidentikan dan menyeder hanakan persolan kurikulum dengan mata pelajaran. Padahal jika kita bicara kurikulum itu pasti menyangkut empat elemen, yaitu standar isi, standar proses, standar penilaian, dan standar kompetensi lulusan. Tapi publik sering menyederhanakannya dengan mata pelajaran. Dari empat elemen itu, yang paling menarik adalah standar kompetensi lulusan. Ingin seperti apa lulusan yang diharapkan? Anak-anak yang mengenyam pendidik bukan untuk kebutuhan sekarang, melainkan masa datang. Untuk itu, harus disiapkan generasi yang kompeten supaya bisa membeli masa depan dengan harga sekarang. Disinilah sesungguhnya kata kunci dalam pengembangan kurikulum 2013 ini.

Implementasi Kurikulum 2013 dilakukan bertahap. Butuh waktu tiga tahun. Pada 2013 dimulai untuk SD kelas 1 dan 4, SMP kelas 7, dan SMA/SMK kelas 10. Pada 2014 dilanjutkan kelas 2, 5, 8, dan 11, sedangkan pada 2015 dilanjutkan kelas 3,6,9, dan 12.

Dalam implementasi tentu bukan hanya guru. Manajemen sekolah dan kesiapan buku, adalah hal yang juga penting. Kurikulum saja tidak cukup. Bagaimana mungkin guru diminta untuk melakukan perubahan yang sangat mendasar kalau dia tidak dilengkapi dengan alat tembaknya. Alat tembaknya buku. Untuk itu dalam hal penyiapan buku, ada dua yang disiapkan, yaitu buku pengangan guru dan buku pegangan siswa. Karena sasaran penyempurnaan kurikulum adalah siswa, maka buku-buku baru sebagai konsekuensi dari penyempurnaan kurikulum tidak boleh menjadi beban masyarakat, beban orang tua. Substansi buku merupakan tanggung jawab Kemdikbud baik untuk buku pegangan guru maupun siswa. Soal kesiapan guru, pada tahap awal tidak melibatkan semua guru, hanya guru-guru yang mengajar di kelas pilihan saja yang diprioritaskan. Sekitar 350.000 guru disiapkan dengan sistem master teacher.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) akan segera berganti dengan kurikulum baru pada 2013 mendatang. Pada kurikulum baru nanti, guru tak lagi dibebani dengan kewajiban untuk membuat silabus untuk pengajaran terhadap anak didiknya seperti yang terjadi pada saat KTSP.

Kurikulum 2013 justru tak lagi buat guru repot. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil alih pembuatan silabus pada kurikulum baru nanti. Pasalnya, eksekusi KTSP di lapangan selama ini kedodoran karena kemampuan guru yang beragam dalam membuat silabus.(edukasikompas).

Dari berbagai kutipan di atas, sepertinya pemerintah/Kemendikbud sudah sangat yakin akan memberlakukan Kurikulum 2013.  Menurut Pak Nuh “hampir tidak ada penolakan” terhadap substansi Kurikulum 2013. Bagaimana menurut Anda?

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

One Response to Menanti Hasil Uji Publik Kurikulum 2013

  1. hoalah mengatakan:

    kebijakan yang kacau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: