Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet


Ada beberapa faktor/komponen yang dapat mempengaruhi kecepatan transfer data di internet, antara lain:

1. Bendwidth,

bandwidthBandwidth adalah nilai hitung atau perhitungan konsumsi transfer data telekomunikasi yang dihitung dalam satuan bit per detik atau yang biasa disingkat bps yang terjadi antara komputer server dan komputer client dalam waktu tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

Bandwidth sendiri akan dialokasikan ke komputer dalam jaringan dan akan mempengaruhi kecepatan transfer data pada jaringan komputer tersebut sehingga semakin besar Bandwidth pada jaringan komputer maka semakin cepat pula kecepatan transfer data yang dapat dilakukan oleh client maupun server.

Pada sebuah jaringan komputer Bandwidth terbagi menjadi 2 yaitu Bandwidth digital dan Bandwidth analog. Berikut adalah penjelasan masing – masing Bandwidth tersebut:

  • Bandwidth digital adalah jumlah atau volume suatu data (dalam satuan bit per detik/bps)yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
  • Bandwidth analog merupakan perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz (hertz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.

Bandwidth paling banyak digunakan sebagai ukuran kecepatan aliran data digital.

2. Server Proxy

Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Proxy server adalah program yang menerima permintaan (request)dari klien, seperti browser web atau ftp klien,dan kemudian meneruskan permintaan tersebut ke server internet yang dituju. Salah satu program yang cukup powerfull dalam menangani masalah keterbatasan kecepatan akses dan keamanan data yang dipergunakan untuk menangani keperluan internet adalah SQUID. Bagi seseorang administrator jaringan,merupakan tugas utama untuk mengatur lau-lintas data dalam suatu jaringan baik dari dalam maupun keluar jaringan. Squid merupakan pilihan terbaik untuk membangun proxy server karena selain handal juga gratis dan mendukung fitur ICP.
Melalui proxy server,seolah-olah klien merasa berinteraksi secara langsung dengan server internet yang dituju. Kenyataannya, sebelum data atau permintaannya disampaikan ke tujuan, data tersebut diarahkan terlebih dahulu ke server proxy,kemudian server proxy akan meneruskan ke server yang dituju, yaitu internet.
Disamping memberikan data ke klien, server proxy juga menyimpan salinan data itu sebagai webcache di hardisk. Apabila ada user lain yg meminta data yg sama, maka server proxy akan mengambil data tersebut dari hardisknya tanpa harus melakukan koneksi ke server internetyg menyediakan data tsb. Kalau permintaan yg sama dilakukan oleh user berkali-kali tentu akan mempengaruhi kecepatan akses internet secara signifikan.
Dengan menyimpan halaman tersebut pada server lokal, proxy dapat menghilangkan akses Internet yang berlebih untuk mengambil kembali halaman yang sama berulang-ulang.

Proxy server sebenarnya bekerja seperti tangan kedua (atau perantara) antara komputer kita dengan sumber internet yang ingin kita akses. Jika kita main di yahoo messenger berarti sumber internetnya adalah server yahoo messenger itu sendiri. Data atau byte file yang masuk dari sumber internet asli semisal om yahoo masuk ke proxy server terlebih dahulu dan diolah sedemikian rupa di dalam database yang disebut “cache” sebelum kemudian ditransfer ke komputer kita. Seringkali proxy server sudah memiliki informasi yang ingin kita peroleh sehingga dia bisa langsung memberikan ke pada kita tanpa melalui proses pengambilan dari sumber aslinya. Keunggulan proxy adalah stabilitas dan kecepatan transfer serta keamanan dan privasi yang diberikan. Kekurangannya, jika tidak beruntung transfernya malah terputus-putus dan lambat terutama jika anda menggunakan public proxy server.

3. Backbone
Backbone adalah ”Saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet”. Pembuatan sebuah Backbone merupakan teknologi yang sangat tinggi dan dana yang besar. Kebanyakan ISP menyewa Backbone dari perusahaan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain. Penggunaan Backbone bersama-sama dapat menghemat biaya, namun dapat mengurangi kecepatan akses masing-masing ISP.
Backbone merupakan koneksi antar komputer yang menjangkau dunia yang menyediakan layanan penuh untuk ISP. Backbone memiliki koneksi yang mendekati 45 MBps yang dihubungkan dengan titik interkoneksi spesifik yang disebut national access point.  ISP lokal biasanya  menghubungkan pada backbone ini melalui router sehingga data yang dibawanya ke tujuan akhir melalui backbone ini.
4. Kecepatan yang ditawarkan ISP
5. Lokasi pengguna. Hal yang berpengaruh misalnya cuaca dan berabgai gangguan lain, terutama untuk akses internet wireless.
6. Jenis koneksi Internet yang digunakan, misalnya koneksi internet dengan Dial up, ADSL, GPRS atau Wireless
7. Spesifikasi komputer yang digunakan.
8. Sistem kompter yang digunakan, seperti Windows, Linux, dll
9. Aplikasi Browser yang digunakan, seperti Internet Explorer, Mozila Firefox, Opera dll.

Perihal zaenalkhayat
seorang guru di madrasah tsanawiyah

One Response to Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

  1. Pujo Cahyono mengatakan:

    Bagus dan terus berkarya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: