Guru TIK Mismatch Tak Perlu Galau


tikBagi Anda guru TIK di SMP/MTs yang mismatch bisa berlega hati. Hal ini terkait terbitnya Permendikbud No 45 Tahun 2015. Intinya Permen ini sangat bijak dan tidak merugikan guru TIK. Terima kasih Pak Anies Baswedan.

Disebutkan bahwa : Guru profesional merupakan guru yang memiliki se rtifikat pendidik dan mengajar sesuai dengan peruntukan sertifikat pendidiknya;

Pasal 2 berbunyi sebagai berikut:
(1) Guru TIK wajib memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dalam bidang teknologi informasi dan/atau memiliki sertifikat pendidik dalam bidang TIK atau KKPI.
(2) Guru TIK yang tidak memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dalam bidang teknologi informasi tetapi memiliki sertifikat pendidik dalam bidang TIK atau KKPI yang diperoleh sebelum
tahun 2015, tetap membimbing peserta didik sesuai dengan sertifikat pendidiknya.

Baca pos ini lebih lanjut

Pakar Islam Dunia Bahas Isu-isu Multikultural di Indonesia


224103Balikpapan (Pinmas) —- Para pakar Islam perwakilan tujuh benua  berkumpul di  Kota Balikpapan, Kalimantan Timur,  untuk mengkaji isu-isu strategis terkait multikulturalisme di Indonesia lewat forum Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2014.

Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin  mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara sengaja mengangkat  tema multikulturalisme dalam AICIS 2014  karena arus globalisasi yang semakin deras. Masuknya nilai-nilai asing ke Indonesia merupakan salah satu ancaman yang harus diwaspadai, karena paham baru bisa dengan mudah merusak generasi penerus bangsa. “Paham-paham itu ada yang tidak sesuai dengan konteks ke-Indonesia, dengan realitas di Indonesia. Seperti aliran ISIS(Islamic State of Iraq and Syria) yang dengan mudah sekali memisahkan mereka-mereka yg tidak sepaham dengannya. Perbedaan itu justru menjadi landasan atau pijakan untuk saling bermusuhan bahkan bertumpahan darah. Ini yg harus kita waspadai,” ujar Lukman saat membuka AICIS 2014 di Balikpapan, kemarin malam. Baca pos ini lebih lanjut

Akhlak dalam Bingkai Ibadah; Nilai Etika Haji dalam Membangun Etos Kerja


hajiPENDAHULUAN

Secara bahasa, haji artinya menyengaja, sedangkan secara istilah haji adalah suatu ibadah yang dilakukan dengan sengaja, dengan cara mengunjungi Baitullah dengan niat mengharap ridho Allah dengan melaksanakan syarat dan rukun tertentu.

Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima yang difardhukan bagi setiap muslim yang mampu sebanyak satu kali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, ibadah Haji bagi pribadi muslim adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan jika telah mencapai syarat “istitha’ah”.

PERINTAH HAJI

Adapun perintah haji disyariatkan sesuai dengan Firman Allah Swt:

Artinya : “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh (QS. Al Hajj /22: 27) Baca pos ini lebih lanjut

ARTI PENTING PENGEMBANGAN DIRI DI MADRASAH


adsdPendahuluan

Di dalam KTSP, struktur kurikulum yang dikembangkan mencakup tiga komponen, yaitu (1) mata pelajaran; (2) muatan lokal; dan (3) pengembangan diri. Komponen pengembangan diri merupakan hal yang relatif baru dan berlaku untuk dikembangkan pada semua jenjang pendidikan. Dalam kurikulum-kurikulum sebelumnya tidak ditemui istilah ini, yang ada adalah istilah bimbingan dan konseling. Sebagai sesuatu yang relatif baru, kehadirannya menarik untuk dipertanyakan. Apa hakikat pengembangan diri itu? Bagaimana implementasinya? Tulisan ini memaparkan arti peting pengembangan diri khususnya di madrasah.

Hakikat Pengembangan Diri

Dalam literatur pendidikan, khususnya psikologi pendidikan, istilah pengembangan diri dapat disamakan dengan istilah pengembangan kepribadian atau pengembangan jati diri. Meskipun sebetulnya istilah diri (self) tidak sepenuhnya identik dengan kepribadian (personality). Istilah diri dalam bahasa psikologi disebut pula sebagai aku, ego atau self yang merupakan salah satu aspek sekaligus inti dari kepribadian, yang di dalamnya meliputi segala kepercayaan, sikap, perasaan, dan cita-cita, baik yang disadari atau pun yang tidak disadari. Aku yang disadari oleh individu bisa disebut self picture (gambaran diri), sedangkan aku yang tidak disadari disebut unconscious aspect of the self (aku tak sadar). Baca pos ini lebih lanjut

Pergeseran Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia


matakacaPENDAHULUAN

Eksistensi pendidikan Islam di Indonesia adalah suatu kenyataan yang sudah berlangsung sangat panjang dan sudah memasyarakat. Pada masa penjajahan Belanda dan penduduk Jepang, pendidikan diselenggarakan oleh masyarakat sendiri dengan mendirikan pesantren, sekolah dan tempat latihan-latihan lain. Setelah merdeka, pendidikan Islam dengan cirri khasnya madrasah dan pesantren mulai mendapatkan perhatian dan pembinaan dari pemerintah Republik di Indonesia.

Pemerintahan pada masa orde lama yang dimaksudkan kepada rentang waktu 1945 sampai dengan 1965 diberi tugas oleh UUD 1945 untuk mengusahakan agar terbentuknya suatu sistem pendidikan dan pengajaran yang bersifat nasional. Oleh karena itu, pastilah sejarah mencatat bagaimana pemerintah orde lama memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap perkembangan pendidikan Islam. Pemerintahan memandang bahwa agama mempunyai kedudukan dan peranan sangat penting dan strategis. Peran utama agama sebagai landasan spiritual, moral dan etika dalam pembangunan nasional, agama juga berpengaruh untuk membersihkan jiwa manusia dan kemakmuran rakyat, Agama sebagai sistem nilai seharusnya dipahami dan diamalkan oleh setiap individu, warga dan masyarakat hingga akhirnya dapat menjiwai kehidupan bangsa dan negara. Baca pos ini lebih lanjut

Membuat Turus dengan Excel


turusLiburan kemarin anakku minta dikerjain PR, membuat table frekuensi kemudian membuat grafiknya (chart).

Kalau membuat Chart dengan Excell itu biasa dan mudah, tapi ada satu hal yang bikin bingung, Bagaimana membuat turus dengan Excel. Bahkan istilah “turus” juga kayaknya baru dengar.

Mungkin diantara pembaca juga asing dengan istilah tersebut. Turus atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Tally Mark adalah istilah untuk menggambarkan angka berupa simbol tertentu dengan tujuan untuk mempermudah pembacaan angka tersebut, terutama angka yang berjumlah cukup banyak. Simbol yang digunakan umumnya berupa garis-garis vertikal dimana setiap kelipatan lima menggunakan garis horisontal atau diagonal. Oleh karena itulah dalam bahasa Indonesia simbol ini disebut dengan turus yang berarti tiang. Contoh turus ini dapat dilihat sebagai berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Metodologi Interpretasi (Teori Sosial Kritis tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa)


Tulisan ini merupakan tugas kuliah dan merupakan rangkuman dari sebuah buku.

 A.     Pendahuluan

Secara bahasa, interpretasi atau penafsiran adalah proses komunikasi melalui lisan atau gerakan antara dua atau lebih pembicara yang tak dapat menggunakan simbol-simbol yang sama, baik secara simultan (dikenal sebagai interpretasi simultan) atau berurutan (dikenal sebagai interpretasi berurutan). Menurut definisi, interpretasi hanya digunakan sebagai suatu metode jika dibutuhkan. Jika suatu objek (karya seni, ujaran, dll) cukup jelas maknanya, objek tersebut tidak akan mengundang suatu interpretasi. Istilah interpretasi sendiri dapat merujuk pada proses penafsiran yang sedang berlangsung atau hasilnya.

Suatu interpretasi dapat merupakan bagian dari suatu presentasi atau penggambaran informasi yang diubah untuk menyesuaikan dengan suatu kumpulan simbol spesifik. Informasi itu dapat berupa lisan, tulisan, gambar, matematika, atau berbagai bentuk bahasa lainnya. Makna yang kompleks dapat timbul sewaktu penafsir baik secara sadar ataupun tidak melakukan rujukan silang terhadap suatu objek dengan menempatkannya pada kerangka pengalaman dan pengetahuan yang lebih luas. Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 660 pengikut lainnya